
DIGDAYA NEWS. COM – Lembaga Pendidikan Keagamaan,TPQ dan Madin AL HIDAYAH, desa Lebaksono Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto sukses menggelar wisuda santri dan Haflah Muwaddaah li Akhirussanah, Minggu, ( 4/8/2024)
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa santri TPQ & Madin AL – HIDAYAH serta para orang tua yang hadir mendampingi anak-anak mereka.
Dalam momentum istimewa ini, terdapat 7 orang santri Madin AL HIDAYAH serta 32 santri TPQ AL HIDAYAH yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan diwisuda secara resmi. Acara wisuda dan Haflah Akhirussanah ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan menarik dari para santri, MC acara mengunakan bahasa Inggris, dipadukan bahasa Arab dan bahasa Indonesia, tak hanya itu, berbagai pentas seni kreativitas santri juga ditampilkan, menari, membaca sholawat busro bersama – sama.
Selain di hadiri koordinator pembinaan TPQ/ Madin Kecamatan Pungging, Ust. Imam Rochani, H. Sholikhan, acara Wisuda dan Haflah Muwaddaah li Akhirussanah TPQ & MADIN AL HIDAYAH juga dihadiri oleh ketua MWCNU Pungging, H. Afan Faizin Mpd.
Mengawali sambutannya, ketua MWCNU Pungging, H. Afan Faizin Mpd. Pakai bahasa inggris, dengan maksud mengimbangi petugas MC yang memanggil pakai bahasa Inggris. Kemudian, agar walisantri bisa pahami pesan pesannya, sambutan dilanjut pakai bahasa Indonesia sampai selesai.
“Alhamdulillah, pada acara wisuda dan Haflah Muwaddaah li Akhirussanah 32 santri TPQ & 7 santri MADIN AL HIDAYAH antusiasme yang ditunjukkan oleh seluruh santri dan para orang tua santri sangat luar biasa,” ungkap Ketua MWCNU Pungging H. Afan Faizin .
Abah Afan panggilan akrabnya, menambahkan, lembaga TPQ dan Madin AL HIDAYAH, kian maju dan berprestasi dalam mencetak generasi islami. Sampaikan pesan baik pada, tetangga, sahabat, masyarakat umum, “ bisa dibuat story kalau TPQ dan Madin AL HIDAYAH ini salah satu lembaga pendidikan keagamaan terbaik. Sarana prasarana memadai, metodelogi pembelajaran baik, dan kualitas ustadz ustadzahnya mumpuni, “ kata Abah Afan.

Sosok Pria tangguh yang juga jabat Kades Lebaksono juga berpesan pada walisantri yang hadir, kalau ada sesuatu yang dianggap kurang baik, terhadap TPQ & Madin AL HIDAYAH, jangan langsung diframing bahkan di share sosmed, nanti merugikan lembaga keagamaan itu, “ misalkan anaknya ngaji di lembaga itu, kok di tes tidak bisa apa – apa, alangkah baiknya tabayun dulu ke ustad – ustazahnya, kendala apa disampaikan, nanti ada jawaban pasti, dan solusi, “ tandasnya.
Pada kesempatan itu, H. Afan Faizin mengajak masyarakat untuk menyampaikan hal hal yang baik tentang Lembaga TPQ dan Madin AL HIDAYAH, yang ada di Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, terutama tentang kualitas santri – santri lulusan AL HIDAYAH, “ panjenengan saget tes kemampuan santri, misal hafalannya juz berapa, , kemudian bagaimana tahlilnya, istighotsahnya dan Yasinnya, “ ujar Abah Afan.
Sosok familiar yang juga dosen Unitomo Surabaya ini juga berharap agar ilmu-ilmu yang telah dicapai oleh para santri, khususnya yang diwisuda, menjadi berkah dan dapat diamalkan serta dimanfaatkan untuk kebaikan. “Semoga ilmu-ilmu yang sudah dicapai oleh para santri khususnya yang diwisuda hari ini menjadi barokah dan dapat diamalkan dan dimanfaatkan untuk kebaikan, serta terus belajar dengan giat dan sungguh-sungguh,” pungkasnya. ( din)












