DIGADAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO, – Upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak terus digenjot. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Randubango, yang dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, pada Sabtu (30/8).
Peresmian ini menjadi bagian dari perluasan cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif strategis untuk memastikan anak-anak usia sekolah mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati tersebut menyampaikan bahwa pemenuhan gizi bukan sekadar urusan makanan, tetapi investasi masa depan bangsa.
“Kita tidak bisa melihat hasilnya sekarang, tapi dampaknya jangka panjang. Gizi yang baik hari ini akan menentukan kualitas generasi penerus kita nanti,” ujar Gus Bupati di hadapan para undangan di Gedung Badan Gizi Nasional SPPG Mojosari.
Program MBG berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) dan dijalankan bersama mitra pelaksana, termasuk Yayasan Santana Andalan Nglonggongan. Bupati Al Barra menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran dan efektif, terutama dalam upaya mendukung program nasional penurunan angka stunting.
“Kita ingin pemberian gizi ini tepat sasaran, tidak hanya sekadar memberi makan, tapi memastikan anak-anak benar-benar memperoleh nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan otaknya,” tambahnya.
Gus Bupati juga menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan para orang tua, mendukung pelaksanaan program ini agar berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia harus dimulai dari sektor paling mendasar, yakni kesehatan dan gizi anak.
“Ini tentang masa depan SDM kita. Dengan gizi yang baik, kita sedang mempersiapkan generasi yang tangguh dan mampu bersaing di dunia global,” tegasnya.
Selain untuk mendukung program MBG, dapur SPPG Randubango juga memiliki fungsi pelayanan yang lebih luas. Fasilitas ini diharapkan dapat melayani kebutuhan gizi kelompok rentan lainnya seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak di usia dini.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Komandan Kodim 0815/Mojokerto Letkol Inf Rully Noriza dan Kapolsek Mojosari, yang mewakili unsur Forkopimda Kabupaten Mojokerto. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap program pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Dengan peresmian dapur ini, Pemkab Mojokerto menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan layanan dasar, tetapi juga memastikan bahwa setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan. ( din)