Kodam V/Brawijaya Gelar Sarasehan dan Syukuran Hari Juang Infanteri ke-77 di Trowulan Mojokerto

DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO — Kodam V/Brawijaya menggelar sarasehan kebangsaan yang dirangkai dengan syukuran Hari Juang TNI Angkatan Darat, peringatan Hari Juang Infanteri ke-77, Hari Ulang Tahun ke-77 Kodam V/Brawijaya, serta Wisuda Purnawira Tahun 2025.

Kegiatan berlangsung khidmat di Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/12/2025).
Agenda tahunan tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Juang TNI AD dan HUT Kodam V/Brawijaya.

Acara dihadiri jajaran pejabat aktif TNI AD, para purnawirawan, sesepuh Kodam, Bupati Mojokerto Muhamad Al Barra, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas generasi ini mencerminkan kuatnya ikatan historis dan kebersamaan dalam keluarga besar Kodam V/Brawijaya.

Rangkaian kegiatan sarasehan diawali dengan penampilan seni tari tradisional Rawa Rontek yang dibawakan oleh siswi SMK Dawarblandong. Nuansa budaya tersebut semakin menegaskan nilai sejarah dan kearifan lokal yang melekat pada peringatan Hari Juang.

Dalam forum sarasehan, para purnawirawan juga diberi ruang untuk menyampaikan nasihat dan pesan kebangsaan kepada prajurit yang masih aktif. Dialog lintas generasi ini menjadi bagian penting dalam penguatan nilai kejuangan, profesionalisme, serta sinergi antara TNI dan masyarakat.

Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang refleksi dan konsolidasi moral bagi seluruh keluarga besar Kodam V/Brawijaya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodam V/Brawijaya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama 77 tahun menjaga kehormatan dan kedaulatan TNI AD, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Juang TNI AD dan Hari Juang Infanteri tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi pengingat akan nilai perjuangan, keteladanan, serta pengorbanan para pendahulu bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan NKRI.

“Nilai kejuangan yang diwariskan para pejuang harus terus hidup dalam setiap langkah pengabdian prajurit Kodam V/Brawijaya, sehingga tetap profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya mengamalkan sesanti Bhirawa Anoraga sebagai jati diri prajurit Kodam V/Brawijaya. Sesanti tersebut mencerminkan sikap gagah dan tegas dalam bertugas, namun tetap dilandasi kerendahan hati dan kedekatan dengan rakyat.

“Sesanti ini menjadi pedoman agar prajurit selalu berwawasan kebangsaan, dicintai rakyat, serta menjunjung tinggi etika dan sikap rendah hati,” tegasnya.

Pemilihan Pendopo Agung Trowulan sebagai lokasi kegiatan dinilai sarat makna historis. Menurut Pangdam, kawasan peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga kejayaan, kehormatan, dan semangat persatuan Kodam V/Brawijaya.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam juga menyampaikan penghormatan kepada para sesepuh dan senior Kodam, serta memberikan apresiasi kepada para purnawirawan yang diwisuda atas loyalitas dan pengabdian selama berdinas.

“Purnawira bukanlah akhir dari pengabdian. Ikatan emosional dan kekeluargaan antara prajurit aktif dan purnawirawan harus terus terjaga sebagai satu keluarga besar Kodam V/Brawijaya,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa di Jawa Timur atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin dalam mendukung pelaksanaan tugas Kodam V/Brawijaya.

Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkokoh komitmen TNI AD dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *