DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO, — Suasana kebersamaan dan rasa syukur menyelimuti Jembatan Lebaksono, Kecamatan Pungging, Sabtu (27/12/2025) malam. Ratusan warga dari Dusun Lebaksari dan Dusun Adisono Desa Lebaksono menggelar istighosah serta tasyakuran sederhana di atas jembatan yang baru selesai dibangun tersebut.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat. Warga juga memanjatkan doa agar jembatan tersebut membawa manfaat serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Jembatan Lebaksono memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 7 meter. Infrastruktur ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp 9,6 miliar dan dikerjakan oleh CV Allanta Raya. Meski agenda peresmian resmi oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto baru akan dilaksanakan pada Senin (29/12/2025). Namun, masyarakat setempat memilih mengawali dengan doa bersama secara swadaya.
Sejak selepas salat Isya, warga mulai berdatangan ke lokasi. Jembatan yang menjadi penghubung penting menuju pusat aktivitas ekonomi, terutama Pasar Mojosari, tampak dipenuhi jamaah istighosah. Acara dilanjutkan dengan makan bersama 11 nasi tumpeng yang disusun di tengah jembatan.
Kepala Desa Lebaksono, H. Afan Faizin, M.Pd., menjelaskan bahwa tasyakuran tersebut murni lahir dari kesadaran dan kekompakan warga. Menurutnya, sekitar 400 orang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
“Sebelas tumpeng ini memiliki makna kewelasan. Ini simbol syukur dan harapan agar jembatan ini membawa berkah bagi semua,” ungkapnya.
Sebagai Ketua MWCNU Pungging, H. Afan Faizin juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang akrab dipanggil Gus Barra telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur desa, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan transportasi masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Gus Bupati. Dengan adanya Jembatan Lebaksono yang baru, akses warga semakin aman dan nyaman. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil dan makmur, ” katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku bersyukur karena keberadaan jembatan baru tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama dalam menunjang mobilitas dan roda perekonomian. “Sekarang jalannya lebih lancar dan aman. Kami sangat bersyukur,” ujar salah satu warga usai mengikuti acara sambil membawa nasi tumpeng.
Ia juga menyampaikan terima kasihnya pada bupati Mojokerto Gus Barra yang telah perhatian pada keselamatan masyarakat, dengan membangun jembatan Lebaksono.
“ terima kasih gus Barra, jembatan Lebaksono sudah selesai dikerjakan, kini dimanfaatkan oleh masyarakat umum, khususnya pengguna jalan, “ katanya. ( din)












