DIGDAYA NEWS. COM/MOJOKERTO, – Semangat menghidupkan malam Ramadan terus ditunjukkan keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia Mojokerto Raya. Memasuki hari ke-12 Ramadan 1447 Hijriah, organisasi profesi wartawan tersebut kembali menuntaskan khatam Al-Qur’an untuk kedua kalinya.
Kegiatan tadarus digelar rutin setiap malam selepas salat tarawih di sekretariat PWI Mojokerto Raya. Dalam pelaksanaannya, PWI bersinergi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta para alumni santri di wilayah Mojokerto.
Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, khatam kedua ini menjadi wujud konsistensi para anggota dalam menjaga komitmen ibadah di tengah kesibukan profesi.
“Alhamdulillah, di hari ke-12 puasa kami kembali diberi kelancaran menyelesaikan khatam kedua. Ini bukan sekadar menuntaskan bacaan, tetapi tentang menjaga keistiqamahan dan menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Ia menegaskan, tadarus bersama juga menjadi ruang mempererat kebersamaan antaranggota. Di tengah ritme kerja jurnalistik yang padat, kebersamaan dalam membaca Al-Qur’an dinilai mampu memperkuat ukhuwah dan soliditas organisasi.
“Kami ingin Ramadan ini benar-benar memberi dampak spiritual, tidak hanya bagi pribadi, tetapi juga bagi organisasi. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan untuk seluruh keluarga besar PWI Mojokerto Raya,” tambahnya.
Komitmen tersebut, lanjut Aminuddin, akan terus dijaga hingga penghujung Ramadan. PWI Mojokerto Raya bertekad menjadikan tadarus sebagai tradisi tahunan yang terus dilestarikan.
Selain agenda tadarus, PWI Mojokerto Raya turut menggelar kegiatan sosial selama Ramadan 1447 H. Setiap pekan, ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat.
Organisasi wartawan ini juga bersiap memperingati Nuzulul Qur’an dengan menghadirkan ulama setempat serta menyalurkan santunan dan bingkisan bagi anak yatim.
Melalui rangkaian kegiatan spiritual dan sosial tersebut, PWI Mojokerto Raya berharap mampu memperkuat solidaritas internal sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di bulan penuh berkah. ( din)












