DIGDAYA NEWS. COM/MOJOKERTO – Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCP) kepada masyarakat di Kota Mojokerto. Pada tahap awal, sebanyak 3.577 warga di Kecamatan Kranggan menerima bantuan yang disalurkan melalui Perum Bulog Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, turun langsung meninjau proses penyaluran sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat di Kelurahan Kranggan, Rabu (11/3/2026).
Dalam keterangannya, wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menjelaskan bahwa total penerima bantuan pangan di Kota Mojokerto mencapai 14.507 keluarga penerima manfaat (KPM). Data tersebut merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial RI.
“Jumlah penerima bantuan pangan di Kota Mojokerto ada 14.507 orang. Pada tahap pertama ini, setiap keluarga menerima alokasi dua bulan sekaligus, yaitu 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, dengan alokasi per bulan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng bagi setiap keluarga penerima.
Agar proses distribusi berjalan tertib dan tidak memicu antrean panjang, Pemkot Mojokerto mengatur penyaluran secara bertahap di setiap kelurahan.
“Distribusinya kita lakukan bergiliran per kelurahan supaya tidak terjadi penumpukan warga saat pengambilan bantuan,” tambahnya.
Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan di Kota Mojokerto tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Magersari sebanyak 5.655 KPM, Kecamatan Prajurit Kulon 5.275 KPM, dan Kecamatan Kranggan 3.577 KPM.
Pada tahap awal ini, penyaluran diprioritaskan untuk warga di Kecamatan Kranggan. Sementara untuk wilayah Kecamatan Prajurit Kulon dan Magersari, distribusi direncanakan berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu warga penerima bantuan, Miftahul Khoiroh (31), mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Ia mengatakan beras dan minyak goreng yang diterimanya cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dalam beberapa waktu ke depan.
“Alhamdulillah sangat membantu. Berasnya bisa dipakai sekitar dua bulan untuk keluarga, sementara minyaknya juga cukup lama,” ujarnya.
Melalui program bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga.












