PWI Mojokerto Rampungkan Lima Khataman Al-Qur’an, Perkuat Spiritualitas di Akhir Ramadan

Ketua PWI Mojokerto Aminudin Ilham saat bertadarus.

DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Memasuki penghujung bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Raya menuntaskan kegiatan tadarus Al-Qur’an dengan capaian lima kali khatam. Hasil tersebut melampaui target awal yang sebelumnya dipatok sebanyak empat kali khataman.

Khataman kelima berhasil diselesaikan pada malam ke-29 Ramadan. Momentum tersebut kemudian dirayakan dengan sederhana melalui buka puasa bersama yang digelar di sekretariat PWI Mojokerto, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham, menyampaikan apresiasi atas komitmen para anggota yang istiqamah mengikuti tadarus sejak awal Ramadan. Ia menilai, kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai spiritual di tengah kesibukan profesi jurnalistik.

“Alhamdulillah, sejak awal Ramadan kita konsisten melaksanakan tadarus, hingga akhirnya mampu menyelesaikan lima kali khataman. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus harapan agar membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, tradisi tadarus yang dilaksanakan setiap malam usai salat tarawih di sekretariat PWI Mojokerto tersebut diharapkan dapat terus dilestarikan. Ia juga mendorong agar kegiatan serupa bisa semakin ditingkatkan pada Ramadan mendatang.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan antarinsan pers. Dalam khataman terakhir, PWI Mojokerto menghadirkan hidangan spesial sebagai bentuk apresiasi bagi anggota yang aktif mengikuti tadarus hingga tuntas.

Salah satu peserta tadarus, Syahrul, mengaku bersyukur dapat menjalani Ramadan tahun ini dengan lebih bermakna. Ia merasakan adanya peningkatan kedekatan spiritual selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif. Selain menambah pahala, juga mempererat kebersamaan. Kami berharap tradisi ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, khataman Al-Qur’an merupakan tradisi umat Islam setelah menyelesaikan pembacaan 30 juz. Biasanya, kegiatan ini diisi dengan doa bersama dan ungkapan syukur, yang diyakini membawa keberkahan bagi seluruh peserta. ( din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *