DIGDAYA NEWS. COM/ KOTA MOJOKERTO — Penyaluran bantuan pangan di Kota Mojokerto mendapat perhatian langsung dari pimpinan wilayah Perum BULOG Jawa Timur. Langkah ini dilakukan guna memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak serta berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran BULOG turun ke sejumlah titik distribusi untuk mengecek proses penyaluran beras kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP). Pemeriksaan dilakukan mulai dari kualitas beras hingga mekanisme pembagian di lapangan.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pangan.
“Pengawasan ini penting untuk memastikan distribusi berjalan sesuai prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas,” ujarnya saat melakukan peninjauan di Kelurahan Kedundung Kota Mojokerto, Rabu (1/4/2026)
Selain melakukan pengecekan fisik, pihaknya juga berdialog dengan petugas penyalur dan warga penerima manfaat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus menyerap masukan dari masyarakat.
Distribusi bantuan sendiri dilaksanakan secara bertahap di tiap kelurahan. Pola ini diterapkan untuk menghindari antrean panjang serta menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung.
Pemerintah daerah bersama aparat setempat turut dilibatkan dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi faktor penting agar program bantuan dapat berjalan efektif.
Sejumlah warga penerima mengaku terbantu dengan adanya bantuan beras tersebut. Di tengah tekanan ekonomi, bantuan ini dinilai mampu meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, BULOG Jawa Timur juga terus memperkuat ketersediaan stok dari sektor hulu. Hingga awal April 2026, realisasi penyerapan gabah dan beras telah mencapai sekitar 400 ribu ton atau mendekati separuh dari target tahunan sebesar 883 ribu ton.
“Capaian ini menunjukkan tren positif dibandingkan tahun lalu. Kami optimistis target yang telah ditetapkan dapat terpenuhi,” tambahnya.
Melalui pengawasan langsung di lapangan serta optimalisasi penyerapan hasil panen petani, BULOG berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus memastikan bantuan pemerintah tepat guna bagi masyarakat. ( din)












