Infrastruktur Air Diperkuat, DPUPR Tuntaskan Delapan Proyek Irigasi di Kabupaten Mojokerto Akhir 2025

Salah satu proyek yang dituntaskan oleh Bidang SDA DPUPR Mojokerto

DIGDAYA NEWS.COM | MOJOKERTO — Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam menopang sektor pertanian melalui peningkatan kualitas infrastruktur pengairan. Hingga penghujung tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto menuntaskan enam paket rehabilitasi irigasi dan bendung yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Pekerjaan tersebut mencakup perbaikan pintu air, bendung, hingga jaringan irigasi yang selama ini menjadi jalur utama distribusi air ke area persawahan. Rampungnya proyek diharapkan mampu menjamin ketersediaan air yang lebih stabil dan merata, khususnya menjelang musim tanam.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rois Arif Budiman, menyampaikan bahwa pembenahan infrastruktur irigasi merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian daerah.

“Pengelolaan air yang baik adalah kunci ketahanan pangan. Dengan rehabilitasi ini, kami berupaya memastikan aliran air dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani,” ungkap Rois, Rabu (17/12/2025).

Adapun paket pekerjaan yang telah diselesaikan antara lain rehabilitasi Pintu Air Bendung Dusun Patung, Kecamatan Pungging, dengan anggaran sebesar Rp333,7 juta. Selain itu, Pintu Air Bendung di Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, juga diperbaiki dengan nilai kontrak Rp460,2 juta.

Rehabilitasi infrastruktur pengairan turut dilakukan pada Bendung Karangsari di Kecamatan Pacet senilai Rp359,1 juta, peningkatan Bendung Sampang di Kecamatan Kutorejo sebesar Rp306,4 juta, serta rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah Jembul dan Pehngaron, Kecamatan Jatirejo, masing-masing dengan anggaran Rp500,2 juta dan Rp390,4 juta.

Tak hanya itu, Peningkatan Jaringan Irigasi Karangasem II di Kecamatan Kutorejo juga rampung dengan anggaran Rp293,2 juta. Sementara di Kecamatan Mojosari, peningkatan Jaringan Irigasi Mojosongo Atas diselesaikan dengan nilai Rp507,8 juta.

Dengan selesainya sejumlah proyek tersebut, Dinas PUPR berharap produktivitas pertanian di Kabupaten Mojokerto dapat meningkat seiring dengan semakin andalnya sistem pengairan.

Pemerintah daerah pun memastikan program serupa akan terus dilanjutkan pada tahun berikutnya demi menjangkau lebih banyak kawasan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. (din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *