DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Sinergitas TNI dan Polri kembali ditunjukkan melalui kegiatan bhakti sosial dalam penanganan korban bencana angin puting beliung yang terjadi di Dusun Sambirejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan bhakti sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis, 5 Januari 2026, mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB, dengan fokus membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi sehari sebelumnya.
Adapun sasaran kegiatan adalah rumah milik Moch. Sulcan (58), warga Dusun Sambirejo RT 05 RW 06, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sol sepatu. Rumah korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap seng berukuran sekitar 4 x 6 meter yang terlepas dan terhempas angin. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Selain itu, rumah milik Matsakur (60) yang beralamat di lokasi yang sama juga mengalami kerusakan ringan. Atap rumah korban tertimpa seng yang terlepas dari rumah milik Moch. Sulcan akibat kuatnya hembusan angin.
Dalam kegiatan tersebut, personel i dari Polsek Sooko dan Koramil Sooko melakukan sejumlah tindakan, di antaranya mengangkut dan mengevakuasi sisa-sisa atap seng yang menimpa rumah warga, membersihkan reruntuhan material bangunan di dalam rumah korban, serta memperbaiki bagian atap rumah yang rusak agar kembali layak ditempati.
Kepala Desa Wringinrejo, Suhartono menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian serta respon cepat yang ditunjukkan oleh aparat Koramil dan Polsek Sooko.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Sooko dan Koramil Sooko yang telah memberikan respon positif dan cepat terhadap warga kami yang rumahnya rusak akibat bencana puting beliung pada Rabu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sooko AKP Syaiful Isro’, S.H. menegaskan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan wujud pengabdian TNI–Polri kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam ( din)












