Kejurprov PTMSI Jatim 2026 Digelar di Mojokerto, Gus Afif   Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Gus Afif berfoto bersama Koni Jatim, Koni Kabulaten Mojokerto Jetum PTMSI Jatim dan para peserta

DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Timur resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Jawa Timur 2026 di GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/8/2026).

Kejuaraan yang berlangsung hingga 9 Agustus tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian atlet potensial menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027.

Sebanyak 632 atlet dari 36 kabupaten/kota ambil bagian dalam kejuaraan ini. Hanya Kabupaten Sampang dan Kabupaten Madiun yang tidak mengirimkan kontingen. Para peserta bersaing pada 10 nomor pertandingan yang meliputi kelompok putra dan putri usia U-11, U-13, U-15, U-17, hingga U-19.

Event Kejurprov  Tenis Meja di buka oleh  Ketua KONI Jawa Timur Drs. Muhammad Nabil, M.Si. serta dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Bidang SDM dan Hubungan Antar Lembaga Dr. H.M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I., Asisten I Administrasi Umum Kabupaten Mojokerto Tatang Mahendrata, Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, Sekretaris KONI Kabupaten Mojokerto M. Thoyib, serta mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang tengah menjalani program magang di KONI Kabupaten Mojokerto.

Ketua Umum PTMSI Jawa Timur, Bong Tji Hian, mengatakan Kejurprov menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet usia dini sekaligus pemetaan kekuatan daerah menjelang Porprov 2027 di Surabaya.

Menurutnya, animo peserta pada tahun ini melampaui target panitia. Awalnya penyelenggara hanya memperkirakan sekitar 400 atlet yang berpartisipasi, namun jumlah pendaftar mencapai 632 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.

“Kejurprov ini menjadi sarana untuk menemukan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya diharapkan mampu memperkuat daerah masing-masing pada Porprov, bahkan menembus level nasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para atlet agar terus meningkatkan kualitas latihan karena persaingan tenis meja semakin ketat. Selain itu, peran pelatih dinilai sangat menentukan dalam membentuk atlet yang mampu bersaing sejak usia dini.

Gus Afif Foto Bersama KONI Jatim, Koni Kabupaten Mojokerto, Ketum PTMSI Jatim, Asisten 1 Kabupaten Mojokerto dan sejumlah atlet

Sementara itu, Staf Khusus Kemendes PDT Bidang SDM dan Hubungan Antar Lembaga, Dr. H.M. Afif Zamroni atau Gus Afif, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan kompetisi olahraga sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, prestasi atlet harus terus dipupuk melalui keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan, mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional agar lahir generasi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Kami di Kemendes PDT bidang SDN dan Hubungan antar Lembaga mendukung penuh berbagai kejuaraan maupun turnamen terbuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga,” ungkapnya.

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, berharap penyelenggaraan Kejurprov dapat dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun, minimal dua kali atau lebih dalam setahun. Menurutnya, atlet membutuhkan lebih banyak jam terbang melalui kompetisi rutin, bukan hanya latihan.

“Atlet harus sering bertanding agar mental dan kemampuannya terus berkembang. Mereka yang berprestasi di Kejurprov perlu diberi kesempatan mengikuti event berikutnya sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, cabang olahraga tenis meja memiliki peluang besar menyumbangkan prestasi bagi Jawa Timur. Karena itu, Kejurprov menjadi langkah awal untuk menyeleksi sekaligus mempersiapkan atlet menuju Porprov X Jawa Timur 2027.

Pada kesempatan yang sama, Asisten I Administrasi Umum Kabupaten Mojokerto, Tatang MarhaendrataSH, MSi menyampaikan bahwa Kejurprov menjadi momentum penting untuk menjaring bibit atlet baru sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.

Menurutnya, kejuaraan seperti ini juga menjadi ruang bagi para atlet untuk saling bertukar pengalaman, menambah motivasi, serta memperluas wawasan dalam meningkatkan kemampuan bertanding.

Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti Kejurprov serta mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas. PLT Bapeda Kabupaten Mojokerto ini  juga berharap dewan juri menjalankan tugas secara profesional, adil, dan objektif sehingga seluruh pertandingan berlangsung dengan baik. ( din)

 

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>