DIGDAYA NEWS.COM | MOJOKERTO – Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Dr. H. M. Afif Zamroni, Lc., M.E., kembali melanjutkan agenda kunjungan kerjanya di Kabupaten Mojokerto. Kali ini, pria yang akrab disapa Gus Afif itu menyambangi Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Jumat (3/7/2026), untuk berdialog langsung dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai forum silaturahmi sekaligus menyerap berbagai aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan desa. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Lengkong Nuroso, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kepala Desa Lengkong, Nuroso, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gus Afif yang dinilai menunjukkan kepedulian pemerintah pusat terhadap kondisi desa. Menurutnya, kesempatan berdialog secara langsung menjadi momentum penting untuk menyampaikan persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah ancaman banjir akibat meluapnya Kali Avor saat musim hujan. Kondisi tersebut berulang kali merendam permukiman warga dan lahan pertanian sehingga diperlukan penanganan yang lebih serius.

Menanggapi hal itu, Gus Afif menyatakan siap membantu memfasilitasi penyampaian usulan pemerintah desa kepada instansi yang berwenang. Pemerintah Desa Lengkong juga diminta segera menyiapkan proposal sebagai dasar pengajuan program penanganan banjir.
Selain persoalan banjir, Pemerintah Desa Lengkong turut mengusulkan adanya dukungan program rehabilitasi rumah tidak layak huni atau bedah rumah bagi warga kurang mampu. Program tersebut dinilai sangat dibutuhkan mengingat masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

Dalam kesempatan itu, Gus Afif menegaskan bahwa kunjungan ke desa merupakan bagian dari komitmennya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan dapat diketahui secara nyata sehingga lebih mudah dicarikan solusi bersama.
“Hari ini kami berdiskusi dengan kepala desa, perangkat desa, BPD, LPM, dan tokoh masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada, termasuk persoalan banjir yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat Desa Lengkong,” ujar Gus Afif.
Politisi PAN yang juga menantu dari pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim MA ini juga berharap sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat terus diperkuat agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat desa. ( din)




