MOJOKERTO, DIGDAYA NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan dengan meresmikan Jembatan Dusun Bolorejo di Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Sabtu (18/7/2026).
Kehadiran jembatan baru tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di wilayah setempat.
Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, bersama Anggota DPRD Mojokerto, Heri Suyatnoko, Kabag Pembangunan, Yurdiansyah, Camat Kemlagi Nicky Socrates, Pemerintah Desa Mojojajar, tokoh masyarakat, dan warga.
Dalam sambutannya, Teguh Gunarko menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan infrastruktur yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, konektivitas antarwilayah menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai aktivitas warga, mulai dari pendidikan, pelayanan publik, hingga kegiatan ekonomi.
“Pembangunan jembatan ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat akses masyarakat serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujarnya.
Jembatan tersebut dibangun melalui Program Bantuan Keuangan (BK) Desa yang bersumber dari Perubahan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp3,2 miliar.
Berdasarkan data proyek, jembatan memiliki dimensi sepanjang 32 meter dengan lebar 4 meter. Pembangunannya berlangsung selama enam bulan dan dikerjakan oleh CV Karya Prima Nusantara.
Lebih lanjut, Teguh menjelaskan bahwa fungsi jembatan tidak sekadar menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup.
Ia menyoroti pentingnya akses yang aman bagi para pelajar agar dapat berangkat dan pulang sekolah tanpa harus menghadapi risiko akibat keterbatasan sarana penyeberangan.
Selain mendukung dunia pendidikan, keberadaan jembatan juga diyakini mampu mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas perdagangan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kemlagi.
Dengan semakin lancarnya arus transportasi, pemerintah berharap geliat ekonomi masyarakat desa ikut meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan warga.
Sekdakab menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan visi Kabupaten Mojokerto sebagai daerah yang lebih maju, adil, dan makmur. Program BK Desa pun terus diarahkan agar menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan manfaat jangka panjang.
Di akhir kegiatan, Teguh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mojojajar, Pemerintah Kecamatan Kemlagi, seluruh perangkat daerah terkait, pelaksana proyek, serta masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga selesai.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.
“Jembatan ini adalah aset bersama. Saya berharap masyarakat memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya sehingga keberadaannya tetap memberi manfaat dalam jangka panjang,” pungkasnya. ( din)












