DIGDAYA NEWS. COM/PASURUAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto tetap menunjukkan semangat kebersamaan dan sportivitas saat ambil bagian dalam Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan yang berlangsung di BJS Mini Soccer, Taman Dayu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (21/8).
Mengusung semangat mempererat persaudaraan antarinsan pers, PWI Mojokerto beradu kemampuan dengan sejumlah tim yang berasal dari kalangan jurnalis maupun berbagai perusahaan. Meski harus menerima dua kekalahan, tim PWI Mojokerto tetap menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum memperluas jaringan silaturahmi.
PWI Mojokerto berada di Grup A bersama PWI Surabaya dan Judes FC. Pada pertandingan pertama, tim Mojokerto harus mengakui ketangguhan PWI Surabaya dengan skor 0-3
Performa tim belum membuahkan hasil positif pada laga kedua. Berhadapan dengan Judes FC, PWI Mojokerto kembali menelan kekalahan dengan skor 0-4
Kendati gagal meraih kemenangan,
pertandingan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para pemain tetap menjaga sportivitas dan menjadikan setiap laga sebagai pengalaman untuk meningkatkan kekompakan tim.
Turnamen tersebut dibuka oleh anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Budi Laksono. Kegiatan juga dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah tamu undangan dan peserta dari berbagai daerah.
Ketua PWI Mojokerto Aminuddin Ilham mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang digelar Pokja Jurnalis Dewan Surabaya tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan PWI Mojokerto bukan semata-mata untuk mengejar hasil pertandingan.
Lebih penting, kegiatan olahraga bersama menjadi wadah bertemu dan berkomunikasi dengan sesama wartawan dari berbagai daerah.
“Terima kasih kepada Pokja Jurnalis Dewan Surabaya yang telah memberikan ruang bagi PWI Mojokerto untuk ikut berpartisipasi. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Aminuddin menilai kekalahan dalam pertandingan merupakan bagian dari kompetisi yang harus diterima dengan lapang dada. Semangat bertanding, menjaga fair play, serta membangun persaudaraan menjadi nilai yang jauh lebih penting.
“Dalam olahraga tentu ada menang dan kalah. Bagi kami, yang utama adalah bagaimana menjaga sportivitas dan kebersamaan. Dari lapangan inilah hubungan antarsesama wartawan bisa semakin erat,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan cakupan peserta yang lebih luas. Selain menjaga kebugaran, olahraga bersama dinilai mampu menjadi sarana membangun komunikasi dan kekompakan di antara insan pers.
Turnamen Mini Soccer Piala Kemerdekaan ini menjadi salah satu kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat kemerdekaan pun diwujudkan melalui nilai sportivitas, persahabatan, dan kebersamaan yang terjalin di lapangan.
(din/adv)












