PWI Mojokerto Sabet Gelar Juara Fourfeo 2026, PWI Jombang Dilibas 5-1

Tim PWI Mojokerto Juara 1 Fourfeo 2026.

DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Tim mini soccer Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto tampil sebagai kampiun Fourfeo Piala Mojokerto 2026. Tuan rumah memastikan gelar juara setelah menundukkan PWI Jombang dengan skor meyakinkan 5-1 pada laga final.

Pertandingan berlangsung di Lapangan Mini Soccer Asy Syarif, Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa (18/8/2026).

Ajang ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus sarana mempererat hubungan antarpengurus dan anggota PWI dari sejumlah daerah.

Empat tim ambil bagian dalam turnamen tersebut, yakni PWI Mojokerto, PWI Jombang, PWI Sidoarjo dan PWI Gresik. Panitia juga menyuguhkan pertandingan ekshibisi antara PWI All Star kontra Tim Gus Bupati Mojokerto.

Dalam laga ekshibisi, Tim Gus Bupati Mojokerto menunjukkan permainan efektif dan berhasil mengalahkan PWI All Star dengan skor 7-2.

Kegiatan Fourfeo secara resmi dibuka Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan olahraga yang mempertemukan insan pers dari berbagai daerah.

Gus Barra juga menyambut kehadiran tim PWI Jombang, PWI Sidoarjo dan PWI Gresik yang datang ke Kabupaten Mojokerto untuk mengikuti turnamen. ” Selamat datang untuk Tim PWI Gresik, Sidoarjo dan Jombang di Kabupaten Mojokerto untuk berlaga dalam acara Mini Soccer Fourfeo yang di gagas oleh PWI Mojokerto, ” ucapnya

Gus Barra, juga menyampaikan   pertandingan ini tidak untuk memperebutkan trofi saja,  tapi Fourfeo juga menjadi ruang untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat persaudaraan dan semangat kebersamaan.

“Semoga Fourfeo Mini Soccer ini menjadi momentum untuk menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat gotong royong. Kegiatan seperti ini semoga terrus dilaksanakan dengan peserta lebih banyak lagi dari PWI daerah – daerah di Jatim ,” ujar Gus Barra

Perjalanan PWI Mojokerto menuju partai puncak tidak berlangsung mudah. Pada babak semifinal, tuan rumah harus menghadapi perlawanan ketat PWI Gresik.

Dalam pertandingan yang dimainkan dua babak masing-masing 10 menit tersebut, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Pemenang kemudian ditentukan melalui adu penalti.

PWI Mojokerto mampu tampil lebih tenang dalam drama tos-tosan dan akhirnya memastikan tiket ke final.
Di pertandingan semifinal lainnya, PWI Jombang berhasil mengatasi PWI Sidoarjo dengan skor 2-0. Hasil tersebut membuat PWI Jombang berhak menantang tuan rumah di partai puncak.

Tim PWI Mojokerto berfoto bersama, TIM PWI, Gresik, Sidoarjo dan Jombang

Pada laga final, PWI Mojokerto langsung bermain agresif sejak menit awal. Dukungan dari penonton yang hadir di sekitar lapangan semakin membuat permainan tuan rumah bersemangat

Tekanan demi tekanan akhirnya menghasilkan tiga gol bagi PWI Mojokerto pada babak pertama. PWI Jombang sempat membalas satu gol, sehingga kedudukan sementara berubah menjadi 3-1.

Memasuki babak kedua, PWI Mojokerto tetap mempertahankan intensitas permainan. Dua gol tambahan kembali bersarang di gawang PWI Jombang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-1 tidak berubah. PWI Mojokerto pun berhak mengangkat trofi Fourfeo Piala Mojokerto 2026.

Ketua PWI Mojokerto Aminuddin Ilham mengatakan, pencapaian sebagai juara bukan satu-satunya tujuan yang ingin dicapai melalui turnamen tersebut.
Menurutnya, pertemuan antarpengurus dan anggota PWI dari berbagai daerah justru menjadi nilai penting dari pelaksanaan Fourfeo.
“Yang utama bukan kalah atau menang, tetapi silaturahmi PWI antar daerah. Turnamen ini juga kami gelar sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” katanya.

Aminuddin menambahkan, kesiapan fisik dan kekompakan pemain turut menjadi modal PWI Mojokerto dalam menghadapi turnamen. Tim tuan rumah disebut rutin menggelar latihan bersama setiap pekan.

“Semua tim sangat bagus. Mungkin tim lain kurang latihan, sedangkan tim kami sering latihan bersama. Itu yang membuat kami lebih siap sehingga bisa meraih juara di Fourfeo ini,” ujarnya.

Dengan berakhirnya pertandingan final, rangkaian Fourfeo Piala Mojokerto 2026 ditutup dengan penyerahan trofi dan dana pembinaan kepada para tim peserta. ( din)

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>