Kejurprov Tenis Meja Jatim 2026 di Mojokerto Tuntas, Regenerasi Atlet Muda Jadi Sorotan

Stafsus Kemendes PDT Gus Afif bersama Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing saat berfoto bareng Ketua KONI Jatim, ketua KONI Mojokerto, ketua Umum PTMSI Jatim.

DIGDAYA NEWS. COM / MOJOKERTO – Gemuruh persaingan tenis meja di Kabupaten Mojokerto akhirnya berakhir. Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja Jawa Timur 2026 yang berlangsung sejak 6 Agustus resmi ditutup setelah mempertemukan ratusan atlet muda dari berbagai penjuru Jawa Timur.

Untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah, Kabupaten Mojokerto dinilai berhasil menggelar kompetisi tingkat provinsi tersebut. Tingginya partisipasi peserta sekaligus menjadi gambaran kuatnya geliat pembinaan tenis meja di Jawa Timur.

Ketua PTMSI Kabupaten Mojokerto, Munawar Tobing, mengatakan antusiasme peserta pada Kejurprov tahun ini sangat tinggi. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur mengirimkan atlet untuk ambil bagian.

“Antusiasmenya sangat luar biasa. Seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur mengirimkan wakilnya. Jumlah peserta juga meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan turnamen sebelumnya,” kata Munawar, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, jumlah peserta bahkan mendekati 800 atlet. Kondisi tersebut menjadi sinyal positeru perkembangan tenis meja, terutama karena maritas peserta merupakan atlet usia m

Kejurprov mempertandingkan lima kelompok usia, yakni U-11, U-13, U-15, U-17 dan U-19. Setiap kelompok usia terbagi dalam nomor putra dan putri.
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak awal. Para atlet tidak hanya beradu teknik dan kecepatan, tetapi juga dituntut memiliki konsentrasi serta mental bertanding yang kuat.

Sejumlah atlet berhasil keluar sebagai juara di masing-masing kelompok usia.
Daftar juara Kejurprov Tenis Meja Jatim 2026:
U-11 Putra Juara I: Alfa (Tulungagung)
Juara II: Rico (Surabaya)
Juara III: Mubas (Pamekasan)
Juara III: Angger (Trenggalek)
U-11 Putri Juara I: Melati (Jember)
Juara II: Asna (Kabupaten Kediri)
Juara III: Rifna (Trenggalek)
Juara III: Elfrida (Tulungagung)
U-13 Putra Juara I: Fahmi (Jember)
Juara II: Zian (Jember)
Juara III: Alfa (Tulungagung)
Juara III: Adam (Kota Mojokerto)
U-13 Putri Juara I: Cica (Jember)
Juara II: Manda (Kabupaten Malang)
Juara III: Aisya (Kabupaten Blitar)
Juara III: Dinda (Kabupaten Blitar)
U-15 Putra Juara I: Asrul (Sumenep)
Juara II: Rafa (Kota Kediri)
Juara III: Izul (Jombang)
Juara III: Fahmi (Jember)
U-15 Putri Juara I: Rani (Pamekasan)
Juara II: Zee (Pamekasan)
Juara III: Keysa (Jember)
Juara III: Nindy (Tulungagung)
U-17 Putra Juara I: Hafiz (Kabupaten Kediri)
Juara II: Ardhian (Kota Kediri)
Juara III: Dava (Kota Mojokerto)
Juara III: Rasyid (Sidoarjo)
U-17 Putri Juara I: Zee (Pamekasan)
Juara II: Rani (Pamekasan)
Juara III: Hefin (Kabupaten Mojokerto)
Juara III: Nadila (Tulungagung)
U-19 Putra Juara I: Hafiz (Kabupaten Kediri)
Juara II: Dava (Kota Mojokerto)
Juara III: Ardhian (Kota Kediri)
Juara III: Rasyid (Sidoarjo)
U-19 Putri Juara I: Ira (Pamekasan)
Juara II: Asyara (Kabupaten Kediri)
Juara III: Alin (Jember)
Juara III: Nadila (Tulungagung)

Jadi Panggung Regenerasi Atlet
Kehadiran atlet dari berbagai daerah membuat Kejurprov kali ini bukan sekadar perebutan gelar juara. Ajang tersebut sekaligus menjadi panggung untuk mengukur perkembangan pembinaan atlet muda di masing-masing daerah.

Pembukaan Kejurprov pada Kamis (6/8/2026) turut dihadiri Ketua KONI Jawa Timur Drs. Muhammad Nabil, M.Si. Kehadiran jajaran olahraga provinsi menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan tenis meja di Jawa Timur.

Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Bidang SDM dan Hubungan Antar Lembaga, Dr. H.M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I., yang akrab disapa Gus Afif, juga hadir memberikan dukungan.

Gus Afif menilai kejuaraan semacam ini penting untuk membentuk atlet yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental dan pengalaman bertanding.

Ia meminta para atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

“Junjung tinggi sportivitas dan tetap semangat dalam bertanding. Menang dan kalah merupakan bagian dari proses dalam olahraga,” pesannya.

Dukungan tersebut kembali ditunjukkan Gus Afif dengan menghadiri pertandingan pada hari ketiga. Didampingi Ketua Umum PTMSI Kabupaten Mojokerto Munawar Tobing, Gus Afif menyaksikan langsung jalannya pertandingan dan persaingan para atlet muda.

Bagi Mojokerto, sukses penyelenggaraan Kejurprov ini menjadi catatan penting dalam perjalanan pembinaan tenis meja daerah. Sementara bagi Jawa Timur, munculnya banyak atlet muda menjadi modal berharga untuk membangun kekuatan baru di masa mendatang.
Kejuaraan tersebut diharapkan tidak berhenti pada lahirnya para juara, tetapi berlanjut menjadi proses pembinaan berkelanjutan agar atlet-atlet muda Jawa Timur mampu menembus kompetisi nasional hingga level internasional. ( din)

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>