Kejurcab II Pagar Nusa Mojokerto Jadi Ajang Cetak Pesilat Berprestasi dan Berkarakter

Wabup Mojokerto dr. M. Rizal bersama Ketua Pimpinan Cabang Pagar Nusa Ma'ruf Kejuaraan Cabang (Kejurcab) II Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto.

DIGDAYA NEWS. COM / MOJOKERTO – Ratusan pesilat muda dari berbagai perguruan Pagar Nusa di Kabupaten Mojokerto ambil bagian dalam Kejuaraan Cabang (Kejurcab) II Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. H. Muhammad Rizal Octavian, di Pendopo Rakyat Rumah Dinas Wakil Bupati, Sabtu (8/8).

Kejurcab II Pagar Nusa tidak sekadar menjadi arena kompetisi. Kejuaraan ini juga diarahkan sebagai sarana pembinaan sekaligus penjaringan pesilat potensial yang nantinya dapat dikembangkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto, perwakilan TNI-Polri serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mojokerto menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Pagar Nusa dalam menggelar kompetisi dan pembinaan atlet. Menurutnya, pencak silat memiliki peran penting bukan hanya dalam membangun prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Pemkab Mojokerto berkomitmen mendukung pengembangan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga. Mudah-mudahan melalui Kejurcab II Pagar Nusa ini lahir atlet-atlet berbakat yang mampu berprestasi, sekaligus memiliki sikap tawaduk, tawakal dan bertakwa kepada Allah SWT,” ujar dr. Rizal.

Ia berharap proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan sehingga para pesilat yang tampil dalam Kejurcab tersebut tidak berhenti pada prestasi tingkat kabupaten. Para atlet diharapkan mampu berkembang dan membawa nama Mojokerto pada kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Selain aspek prestasi, Wabup menilai nilai-nilai moral dan keagamaan yang menjadi bagian dari pembinaan Pagar Nusa perlu terus dipertahankan. Dengan demikian, pencak silat dapat menjadi media pembentukan generasi muda yang tangguh sekaligus memiliki akhlak yang baik.

Sementara itu, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto, Gus Ma’ruf, mengatakan Kejurcab II menjadi bagian penting dari program pembinaan organisasi dalam mempersiapkan pesilat-pesilat muda potensial.
Pagar Nusa, lanjutnya, tidak hanya membekali para anggota dengan keterampilan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dalam proses pembinaan.

“Kami akan berusaha maksimal mengembangkan kemampuan para pesilat Pagar Nusa sehingga dapat ikut mendukung IPSI dalam meraih prestasi. Kejuaraan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaring atlet-atlet muda potensial,” katanya.

Ia menambahkan, Kejurcab II Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto mengusung semangat sportivitas, ukhuwah dan prestasi. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta akan berkompetisi sekaligus membangun kebersamaan antarpesilat.

Melalui agenda tersebut, Pagar Nusa Kabupaten Mojokerto berharap lahir generasi pesilat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik dan mental bertanding, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas serta memiliki karakter dan akhlak yang baik ( din)

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>