DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Konsolidasi internal terus digenjot Partai NasDem Kabupaten Mojokerto ( Bumi Majapahit) sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi menjelang Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 18 kecamatan.
Pengukuhan 18 DPC tersebut digelar di Istana Afia, Universitas Abdul Chalim, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (8/8/2026). Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya penguatan mesin organisasi NasDem hingga tingkat bawah.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof. Dr. KH Asep Syaifuddin Chalim MA, jajaran pengurus DPW dan DPD NasDem, pengurus DPC, kader serta tamu undangan.
Hadir pula Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Afnan Hidayat dan Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Dody Faisal.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPP Partai NasDem mengenai susunan kepengurusan PAC se-Kabupaten Mojokerto yang dibacakan Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto Ahmad Dhofir, M.Pd.
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Mojokerto Muhammad Habibur Rochman mengatakan, pengukuhan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi periode 2025-2030.
Menurut Gus Habib, keberadaan struktur partai tidak cukup hanya sebatas memenuhi kebutuhan administrasi. Setiap tingkatan kepengurusan harus aktif bergerak, membangun komunikasi dan menjalankan fungsi organisasi di tengah masyarakat.
“Pelantikan pengurus PAC di 18 kecamatan ini menjadi bagian dari ikhtiar kami membangun kelembagaan Partai NasDem yang kuat dan sehat,” ujarnya.
Ia menegaskan, penguatan kelembagaan harus berjalan beriringan dengan proses kaderisasi. Dengan demikian, struktur yang terbentuk tidak hanya tercatat secara administratif, tetapi benar-benar memiliki aktivitas dan kontribusi di wilayah masing-masing.
Gus Habib menjelaskan, konsolidasi sebelumnya telah dilakukan hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRT). Setelah kepengurusan DPC dikukuhkan, masing-masing struktur di tingkat kecamatan diminta segera melakukan penguatan organisasi di wilayahnya.
“Setelah ini, 18 DPC N asDem harus memperkuat konsolidasi di wilayah masing-masing. Kita mulai memetakan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi Pemilu 2029,” jelasnya.
Mengenai target politik, Gus Habib menyampaikan bahwa DPW NasDem Jawa Timur telah memberikan arahan agar NasDem Kabupaten Mojokerto mampu menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029.
Namun, ia tidak membeberkan secara rinci target perolehan kursi legislatif. Menurutnya, angka tersebut merupakan bagian dari strategi internal partai.
“Target dari Ibu Ketua DPW NasDem Jawa Timur, kita harus keluar sebagai partai pemenang pada 2029. Untuk jumlah kursi, tidak saya sampaikan karena itu bagian dari strategi partai,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil) harus menjadi perhatian. Karena itu, penguatan organisasi di seluruh wilayah dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Lita Machfud Arifin mengapresiasi langkah konsolidasi yang dilakukan DPD NasDem Kabupaten Mojokerto.
Lita menegaskan, pelantikan PAC bukan sekadar agenda seremonial, tetapi harus menjadi awal kerja nyata untuk memperkuat organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi tanda dimulainya pekerjaan untuk mendukung Ketua DPD dalam menjalankan kegiatan partai sampai tingkat kelurahan,” ujarnya.
Ia meminta seluruh kader, termasuk anggota legislatif dari Fraksi NasDem, memperkuat koordinasi dengan struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa. Menurutnya, anggota dewan harus melibatkan struktur partai dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Wilayah harus menjadi tanggung jawab bersama. Anggota dewan Fraksi NasDem wajib mengajak struktur partai untuk berkegiatan dan menyapa masyarakat,” tegasnya.
Lita juga menekankan pentingnya memberikan perhatian kepada kader sebagai bagian dari kekuatan utama partai.
“Kader NasDem kita perhatikan serta masyarakat juga kita perhatikan. Karena Kader NasDem yang akan menjadi ujung tombak perjuangan kita,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Lita juga mengungkapkan rencana DPW NasDem Jawa Timur memiliki kantor permanen di Surabaya. Selama ini, kantor DPW masih berpindah-pindah tempat karena belum punya sendiri.
Menurut Lita, lahan untuk pembangunan kantor tersebut berasal dari hibah keluarganya. Sementara pembangunan gedung akan mendapat dukungan dari DPP Partai NasDem dan pengurus daerah.
Rencana pembangunan tersebut, kata dia, juga telah dikomunikasikan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan mendapat dukungan. Konsep gedung disebut akan memiliki desain menyerupai kantor DPW NasDem Bali.
“Pak Ketum sudah kami ajak komunikasi dan beliau mendukung penuh. Kontraktor yang merupakan teman baik Pak Ketum juga siap membantu. Rencananya bangunan seperti tower DPW NasDem Bali dan kami pengurus DPW Jatim diperintahkan segera dibangun, estimasinya sekitar enam bulan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPC NasDem yang baru dikukuhkan.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan semangat pengabdian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan semangat pengabdian,” tuturnya.
Gus Barra menilai partai politik mempunyai posisi penting dalam sistem demokrasi, terutama melalui keterwakilannya di lembaga legislatif serta perannya dalam proses penyusunan dan pengambilan kebijakan.
Menurutnya, posisi NasDem di Kabupaten Mojokerto cukup strategis karena memiliki keterwakilan di DPRD sekaligus menjadi bagian dari unsur pimpinan parlemen daerah.
“Partai politik di alam demokrasi menjadi salah satu unsur terpenting dalam menentukan sebuah kebijakan. Karena itu, kami menyadari betul bahwa posisi Partai NasDem sangat strategis di Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Gus Barra berharap hubungan antara Pemkab Mojokerto dengan Partai NasDem dapat terus berjalan secara baik dan konstruktif. Terlebih, kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dibutuhkan untuk memastikan program pembangunan daerah dapat berjalan optimal.
“Kami berharap kepada seluruh anggota dewan, khususnya yang ada di Partai NasDem, untuk bisa bekerja sama dengan baik dengan eksekutif dan pemerintah daerah, sehingga visi, misi dan program kerja dapat dieksekusi dan dijalankan,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan Partai NasDem terhadap jalannya pemerintahan Kabupaten Mojokerto selama hampir dua tahun terakhir.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Partai NasDem yang selama berjalannya pemerintahan ini sangat membantu program kerja, visi misi, serta rencana jangka menengah dan jangka panjang pemerintah daerah,” pungkas Gus Barra. ( din)












