DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO, – Belum genap sebulan memegang kendali Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto Kota, AKP M. Kevin Ramadhan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., M.Si., langsung tancap gas membangun komunikasi dengan insan pers.
Bagi AKP. Kevin Ramadhan tugas reserse bukan semata soal penegakan hukum. Komunikasi yang terbuka dengan media juga dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Hal itu terlihat saat AKP. Kevin Ramadhan bertemu Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, di Kantin Bripda Wahyu Prastiyanto, Polres Mojokerto Kota, Jumat (25/9/2026) sore.
Pertemuan berlangsung santai. Namun, pembahasannya menyentuh hal penting: keterbukaan informasi, kemitraan polisi dengan pers, hingga bagaimana informasi kamtibmas dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat.
“Ini merupakan pertemuan yang kedua dengan awak media. Kami juga membutuhkan kerja sama agar situasi di Mojokerto bisa tetap kondusif,” ujar Kevin Ramadhan
Menurutnya, media memiliki posisi penting dalam membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi perlu dibangun sejak awal dirinya bertugas di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.
“Ke depan mudah-mudahan bisa terjalin komunikasi secara bersama, terbuka, dan saling berkolaborasi,” katanya.
AKP. Kevin Ramadhan sebelumnya dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Gresik Kota, Polres Gresik. Setelah mendapat amanah sebagai Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, ia mulai menjalin komunikasi dengan berbagai elemen di wilayah tugas barunya.
Ketua PWI Mojokerto Raya Aminuddin Ilham menyambut positif langkah Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota tersebut.
Menurutnya, polisi dan pers memang memiliki tugas berbeda, tetapi keduanya sama-sama memiliki kepentingan dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Polisi dan pers memiliki peran masing-masing dalam masyarakat. Karena itu, komunikasi dan sinergi perlu terus dijaga,” ungkap Aminuddin.
Ia menekankan, media membutuhkan informasi yang jelas dan terverifikasi agar berita yang disajikan kepada publik tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan edukatif.
“Media membutuhkan informasi yang jelas dan terverifikasi, sementara kepolisian juga membutuhkan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.
Aminuddin berharap komunikasi antara PWI Mojokerto Raya dan Polres Mojokerto Kota semakin intensif, terutama dalam penyampaian informasi terkait perkembangan kamtibmas maupun penanganan perkara yang menjadi perhatian publik.
“PWI Mojokerto Raya siap membangun komunikasi dan kolaborasi yang positif dengan Polres Mojokerto Kota,” tegasnya.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal awal dibangunnya pola komunikasi yang lebih terbuka antara Satreskrim Polres Mojokerto Kota dan insan pers.
Bukan sekadar hubungan kemitraan, komunikasi yang sehat antara polisi dan media diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus ikut menjaga kondusivitas Kota Mojokerto. (Din)










