Gus Afif Ziarahi Makam Syekh Jumadil Kubro, Dorong Penguatan Wisata Religi Troloyo

Gus Afif didampingi Kades Sentonorejo M. Sodiq dan tokoh masyarakat Ahmad Rudiyanto saat berziarah ke makam Syech Jumadil Kubro, di Area utama

DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Di sela kunjungan kerjanya ke Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Dr. H. Afifudin Zamroni, Lc., M.E., menyempatkan diri berziarah ke Makam Syekh Jumadil Kubro yang berada di kawasan wisata religi Troloyo.

Kedatangan pria yang akrab disapa Gus Afif itu disambut Kepala Desa Sentonorejo, M. Sodiq, bersama pendamping desa setempat dan sejumlah wartawan yang turut mendampingi kegiatan tersebut.

Sebagai tamu kehormatan, Gus Afif mendapat kesempatan memasuki area utama makam untuk memanjatkan doa dan membaca amaliah tahlil. Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah yang berlangsung di kompleks makam salah satu tokoh ulama yang diyakini memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Usai berdoa, Gus Afif menegaskan bahwa kawasan Makam Troloyo, termasuk Makam Syekh Jumadil Kubro, memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat besar. Menurutnya, keberadaan situs tersebut tidak hanya menjadi destinasi wisata religi bagi masyarakat Jawa Timur, tetapi juga telah dikenal luas hingga tingkat nasional bahkan mancanegara.

“Yang terpenting adalah bagaimana pengelolaan kawasan ini semakin baik, memberikan dampak bagi kesejahteraan warga sekitar, sekaligus menghadirkan kenyamanan bagi para peziarah,” ujar Gus Afif.

Gus Afif beserta Kades M. Sodiq dan Perugas Pendamping desa setempat saat foto bersama di area makam Syech Jumadil Kubro

Ia menilai, potensi wisata religi di Troloyo perlu terus dikembangkan melalui tata kelola yang profesional tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah dan spiritual yang menjadi identitas utama kawasan tersebut.
Menurutnya, peningkatan fasilitas penunjang, penataan lingkungan, serta penguatan peran masyarakat lokal dapat menjadi langkah strategis dalam mengembangkan kawasan wisata religi yang berkelanjutan.

“Pengembangan wisata religi harus tetap menjaga nilai sejarah dan spiritual yang melekat. Dengan begitu, Troloyo tidak hanya menjadi pusat kegiatan ziarah, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.

Kunjungan dan ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Gus Afif di Desa Sentonorejo untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung potensi desa yang dapat dikembangkan sebagai penggerak ekonomi berbasis kearifan lokal dan wisata religi. ( din)

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>