Satria Cup 4 Bergulir di Mojokerto, Agus Mustofah: Ajang Persiapan Menuju Kejurprov dan Kejurnas

Agus Mustofa pemilik Kkub Bola Voli Satria Mojokerto saat diwawancarai awak media

MOJOKERTO, DIGDAYA NEWS.COM – Kejuaraan Bola Voli Antar Klub HUT Satria Cup 4 Tahun 2026 resmi bergulir di GOR S3A, Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/9/2026).

Turnamen yang digelar dalam rangka HUT ke-4 Satria Volley Ball Club tersebut menjadi lebih dari sekadar kompetisi. Ajang ini disiapkan sebagai bagian dari pematangan atlet muda sebelum menghadapi sejumlah agenda resmi bola voli, mulai Kejurkab, Kejurprov hingga Kejurnas.

Pemilik Satria Volley Ball Club sekaligus GOR S3A, Agus Mustofah, mengatakan Satria Cup 4 sengaja mempertandingkan kelompok usia muda agar para pemain memiliki pengalaman dan jam terbang sebelum turun dalam kompetisi yang lebih tinggi.

“Ini bagian dari persiapan anak-anak menuju Kejurkab, Kejurprov, sampai Kejurnas. Kejurnas sendiri rencananya akhir November 2026,” ujar Agus.

Tim Bola Voli putri dari klub Satria Mojokerto saat dapat arahan dari pelatih ketika berlaga lawan BVN Bekasi

Menurutnya, kompetisi tersebut diikuti klub-klub dari sejumlah daerah. Peserta datang tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Agus menyebut terdapat 31 tim yang ambil bagian, terdiri dari 16 tim putra KU-2008 dan 15 tim putri KU-2009.
Pemilihan kelompok usia tersebut, lanjut Agus, bukan tanpa alasan. Para pemain dipersiapkan agar memiliki kesiapan kompetitif menghadapi agenda kejuaraan yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Yang penting event ini tetap berjalan. Kita menyongsong Kejurprov yang rencananya awal November di Jombang dan Kejurnas akhir November 2026 di Gresik,” jelasnya.

Selain menjadi arena adu kemampuan, turnamen ini juga memberikan ruang bagi pemain untuk mengasah mental bertanding, strategi, kerja sama tim, hingga kemampuan menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

TIm BVN Bekasi saat bertanding lawan Tim Satria Mojokerto

Agus menambahkan, total hadiah yang disiapkan dalam turnamen tersebut mencapai sekitar Rp32 juta. Hadiah tidak hanya diberikan kepada tim terbaik, tetapi juga mencakup penghargaan individu seperti pemain terbaik dan kategori lainnya.

“Untuk pendaftaran Rp500 ribu. Tapi kami tidak memaksa. Kalau ada klub yang tidak mampu membayar, tetap kami persilakan ikut. Yang penting event-nya berjalan dan anak-anak bisa bertanding,” katanya.

Menariknya, seluruh biaya penyelenggaraan Satria Cup 4 ditanggung secara mandiri. Agus memperkirakan kebutuhan anggaran turnamen mencapai sekitar Rp75 juta.

Ia mengaku sempat mendapat tawaran dukungan dari salah satu perusahaan air minum. Namun, tawaran tersebut akhirnya tidak dilanjutkan karena mekanisme kerja sama dinilai cukup rumit.

“Kalau memang mau membantu produk, silakan. Kami tidak ingin terlalu banyak administrasi yang justru membuat penyelenggaraan menjadi ribet,” ungkapnya.

Agus menegaskan Satria Volley Ball Club akan tetap mengikuti agenda resmi PBVSI. Target utama bukan sekadar mengejar kemenangan dalam satu turnamen, melainkan membangun proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Kalau nanti lolos Kejurnas, ya alhamdulillah. Kita tetap mengikuti alur agenda resmi PBVSI,” ujarnya.

Ia berharap perhatian dari para pemangku kepentingan terhadap pembinaan olahraga, khususnya bola voli dan voli pantai, semakin meningkat.

Menurut Agus, dukungan yang lebih kuat dari stakeholder diperlukan agar pembinaan atlet di daerah dapat berjalan secara konsisten dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih tinggi.

“Kami berharap ke depan perhatian stakeholder semakin meningkat sehingga prestasi anak-anak di bidang olahraga, khususnya bola voli dan voli pantai, bisa terus naik,” pungkasnya.

Perlu diketahui pertandingan Satria Cup 4 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (13/9/2026). Dan penutupan Kompetisi tersebut, rencananya akan dihadiri Satfsus Kemendes PDT. RI, DR. H. Afifudin Zamroni LC MEI. ( din)

?>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?>