DIGDAYA NEWS.COM/MOJOKERTO – H Afan Faizin, M.Pd., kembali dipercaya memimpin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, untuk masa khidmat 2026–2031.
Dalam konferensi yang digelar di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kalipuro, Kecamatan Pungging, Rabu (18/10/2026), ia meraih 13 suara dari total 19 suara ranting yang memiliki hak pilih.
Sementara itu, KH Yahya Mahfidz ditetapkan sebagai Rois Syuriah MWCNU Pungging periode 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).
Konferensi MWCNU Pungging kali ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus penataan kepemimpinan Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.
Pelaksanaan konferensi juga menerapkan mekanisme pemilihan melalui Ahwa untuk menentukan Rois Syuriah.
Dalam proses tersebut, lima tokoh terpilih menjadi anggota Ahwa, yakni KH. Muzamil, KH Yahya Mahfudz, KH Muslikh, KH Abdurrokhim, dan KH Ahmad Siddiq.
Setelah melalui musyawarah, kelima anggota Ahwa menetapkan KH Yahya Mahfidz sebagai Rois Syuriah MWCNU Pungging untuk lima tahun mendatang.
Persaingan dalam pemilihan Ketua Tanfidziyah berlangsung secara demokratis. Dari 19 ranting yang memiliki hak suara, KH Afan Faizin memperoleh dukungan mayoritas dengan raihan 13 suara.
Adapun KH Khoiri Assadulloh memperoleh lima suara, sedangkan satu suara lainnya dinyatakan tidak sah.
Hasil tersebut mengantarkan KH Afan Faizin kembali menduduki posisi Ketua Tanfidziyah MWCNU Pungging periode 2026–2031. Penetapan kepemimpinan dilakukan melalui mekanisme konferensi dengan melibatkan Ahwa dan Rois Syuriah.
Terpilihnya kembali KH Afan Faizin menunjukkan besarnya kepercayaan peserta konferensi terhadap kepemimpinannya untuk melanjutkan khidmat organisasi serta memperkuat peran NU di tengah masyarakat.
Usai ditetapkan sebagai ketua, H Afan Faizin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus ranting dan anggota Ahwa yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Terima kasih kepada seluruh ranting dan Ahwa yang telah mempercayakan amanah ini. Insyaallah ke depan kita terus bersinergi, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan khidmat NU untuk masyarakat Pungging,” ujar H Afan Faizin.
Ia berharap, kepemimpinan periode mendatang dapat menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen NU, mulai dari tingkat MWCNU hingga ranting, sehingga program organisasi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Dengan ditetapkannya KH Yahya Mahfidz sebagai Rois Syuriah dan H Afan Faizin sebagai Ketua Tanfidziyah, MWCNU Pungging diharapkan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi.
Sinergi antara jajaran Syuriah dan Tanfidziyah menjadi salah satu kunci untuk menjaga persatuan, memperkuat kaderisasi, serta mengembangkan program keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Kepemimpinan baru untuk periode 2026–2031 tersebut diharapkan mampu membawa MWCNU Pungging menjadi organisasi yang semakin mandiri, kokoh, dan konsisten dalam menjalankan misi keagamaan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat di Kecamatan Pungging dan sekitarnya. (din)












