DIGDAYA NEWS. COM/ KABUPATEN MOJOKERTO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Mojokerto menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal dalam suasana penuh kehangatan, Sabtu (4/4/2026).
Acara yang berlangsung di Lynn Hotel, Jalan Empunala, Kota Mojokerto tersebut menjadi wadah mempererat kebersamaan para advokat usai merayakan Idul Fitri 1447 H./ 2026
Kegiatan tahunan ini dihadiri sejumlah tokoh, mulai dari jajaran pengurus PERADI Jawa Timur Dian Aminudin, Dewan Kehormatan DPC Peradi H. Anam Anis, unsur Pemerintah Kota Mojokerto staf ahli dan kabag hukum, hingga para advokat dari berbagai generasi.
Kehadiran mereka menambah semarak acara yang mengedepankan nilai kebersamaan dan profesionalitas dalam dunia hukum.
Dengan mengusung semangat memperkuat sinergi melalui silaturahmi, kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sarana memperkuat jaringan profesi.
Ketua DPC PERADI Mojokerto, H. Suwartono, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan organisasi di tengah dinamika profesi advokat yang semakin kompleks.
“Momentum Idul Fitri ini harus dimanfaatkan untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Dengan solidaritas yang kuat, kita bisa menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjunjung tinggi nilai keadilan serta menjaga marwah profesi advokat sebagai bagian penting dalam sistem penegakan hukum.

Rasa syukur juga disampaikan Ketua Panitia, Mat Yatim, S.H., M.H., atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar. Ia menilai tingginya partisipasi anggota mencerminkan soliditas organisasi yang terus terjaga.
“Kami mengapresiasi kehadiran seluruh tamu undangan dan rekan-rekan advokat. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan di lingkungan PERADI Mojokerto tetap kuat,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kota Mojokerto melalui Staf Ahli Wali Kota bidang hukum dan politik, Nurul Azizah, menyoroti pentingnya peran advokat dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Menurutnya, advokat tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga integritas moral dalam menjalankan profesinya sebagai pembela keadilan.
“Advokat memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan hukum di tengah masyarakat. Peran ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Ia juga berharap PERADI dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta menjadi mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan yang berkeadilan.
Acara ditutup dengan ramah tamah, saling bersalaman, dan sesi foto bersama yang semakin mempererat hubungan antaranggota. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan komitmen bersama dalam menjaga integritas profesi advokat di Mojokerto. ( din)










