Perumdam Mojopahit Gulirkan Diskon Sambungan Baru dan Program Sosial di HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto

Direktur Perumdam Majapahit Kabuoaten Mojokerto, H. Fayakun Hidayat

DIGDAYA NEWS.COM / MOJOKERTO – Memperingati Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto, Perumdam Mojopahit menghadirkan berbagai program unggulan, mulai dari diskon pemasangan sambungan baru hingga kegiatan sosial yang menyasar masyarakat kurang mampu.

Direktur Perumdam Mojopahit Kabupaten Mojokerto, H. Fayakun Hidayat, menjelaskan bahwa promo potongan biaya pemasangan baru diberikan khusus untuk kategori sosial dan non-niaga. Dari tarif normal sebesar Rp1,3 juta, kini masyarakat cukup membayar Rp700 ribu. Bahkan, skema pembayaran dapat dilakukan secara bertahap hingga tiga kali angsuran.

“Melalui momentum hari jadi ini, kami ingin memberikan kemudahan akses air bersih kepada masyarakat. Tidak hanya lebih murah, tapi juga bisa dicicil agar lebih ringan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Selain itu, Perumdam Mojopahit juga mendukung program Koperasi Daerah Merah Putih (KDMP) dengan memberikan potongan biaya pemasangan baru bagi koperasi yang ingin menjadi pelanggan.

Di sektor pendidikan, dukungan diberikan melalui kerja sama dengan sejumlah SMP di Mojokerto dalam program MBG. Bantuan berupa peminjaman fasilitas seperti galon dan guci air dilakukan guna menunjang kebutuhan air bersih di lingkungan sekolah.

Dari sisi layanan, Perumdam terus memperluas jangkauan distribusi, termasuk melalui sistem non-perpipaan menggunakan mobil tangki. Layanan ini telah dimanfaatkan oleh sejumlah fasilitas umum seperti rumah sakit serta kawasan industri, termasuk di wilayah Dawarblandong.

Ke depan, berbagai program sosial akan terus dikembangkan sesuai arahan Bupati Mojokerto. Program tersebut meliputi bedah rumah, bantuan perbaikan hunian, pemberian gerobak bagi pelaku UMKM, hingga kegiatan reboisasi sebagai upaya menjaga kawasan resapan air.

Tak berhenti pada peringatan hari jadi, program diskon pemasangan juga akan kembali diberlakukan pada momen HUT Kemerdekaan RI serta HUT Perumdam Mojopahit.

Perhatian khusus juga diberikan kepada masyarakat rentan. Perumdam menyediakan program sambungan gratis bagi warga terdampak stunting, lengkap dengan fasilitas pemakaian air gratis hingga 10 meter kubik per bulan.

Selain itu, warga tidak mampu dengan kriteria tertentu, seperti berusia minimal 50 tahun dan tidak memiliki penghasilan tetap, juga berkesempatan mendapatkan pemasangan gratis selama berada di area yang terjangkau jaringan pipa.

Dalam bidang sosial, Perumdam Mojopahit bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Mojokerto untuk program bedah rumah. Bantuan yang diberikan mencapai Rp30 juta untuk pembangunan bedah rumah dan Rp15 juta untuk renovasi – perbaikan. Skema pembiayaan dilakukan secara kolaboratif sesuai kebutuhan di lapangan.

“Jika kebutuhan total mencapai Rp50 juta, maka Perumdam dapat menanggung Rp30 juta dan sisanya dari Baznas. Pelaksanaan oleh Baznas, namun tetap dalam pengawasan kami,” terang Fayakun.

Program ini mulai berjalan tahun 2026 dengan rencana awal menyasar dua rumah di Kecamatan Jetis dan Bangsal. Saat ini masih dalam tahap survei serta perhitungan kebutuhan anggaran.

Menariknya, warga tidak perlu mengajukan proposal. Perumdam bersama Baznas akan proaktif melakukan pendataan dan survei berdasarkan laporan masyarakat terkait kondisi rumah tidak layak huni.

Di akhir pernyataannya, Fayakun juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumdam Mojopahit, atas dukungan dan arahannya.

“Kami berterima kasih atas komitmen beliau dalam mendorong Perumdam Mojopahit terus berkembang melalui kebijakan yang memberikan ruang lebih luas untuk maju, dengan tetap mengedepankan prinsip good corporate governance dan peraturan yang berlaku,” pungkasnya. (din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *