DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Tindak lanjut cepat ditunjukkan Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, setelah menerima laporan warga melalui media sosial terkait kondisi seorang lanjut usia yang mengalami kelumpuhan di Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Selasa (24/2).
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu mendatangi langsung rumah lansia bernama Misnah yang selama ini hidup seorang diri tanpa keluarga inti. Dalam kesehariannya, kebutuhan Misnah dipenuhi secara swadaya oleh warga sekitar bersama perangkat desa setempat.
Di sela kunjungannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat yang secara gotong royong merawat dan memenuhi kebutuhan harian lansia tersebut.
“Kami datang untuk memastikan kondisi beliau sekaligus mengecek bantuan yang sudah diterima. Alhamdulillah, warga dan pemerintah desa turut aktif mendampingi,” ujarnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Tri Raharjo. Kadinkes Dian Anggraeni, Camat Pacet Aprianto, Kades Hariyadi Dari hasil pengecekan data, Misnah tercatat dalam kelompok masyarakat paling rentan secara ekonomi atau desil 1, sehingga masuk prioritas penerima bantuan sosial pemerintah.
Beberapa bantuan yang telah diterima antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, serta jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pemerintah daerah memastikan seluruh hak bantuan tetap tersalurkan secara rutin.
Selain memverifikasi bantuan sosial, Bupati juga menawarkan opsi perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah, baik puskesmas maupun rumah sakit umum daerah. Namun, berdasarkan kesepakatan bersama warga dan pemerintah desa, Misnah untuk sementara tetap dirawat di rumah dengan pendampingan intensif masyarakat setempat.
Pertimbangan tersebut diambil mengingat kondisi fisik lansia yang cukup lemah, sehingga dinilai lebih nyaman jika tetap berada di lingkungan yang sudah dikenalnya.
Pemkab Mojokerto pun menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan Misnah serta memastikan kebutuhan dasarnya terpenuhi melalui sinergi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan partisipasi warga. ( din)












