DIGDAYA NEWS. COM / MOJOKERTO – Upaya memperkuat pembangunan desa terus menjadi perhatian berbagai pihak. Hal itu terlihat dalam kegiatan Diskusi Program Pengembangan Desa yang digelar di Kabupaten Mojokerto dan dihadiri Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Dr. H. Afifudin Zamroni, Lc., M.E. atau Gus Afif, bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, KH. Asep Saifuddin Chalim, para kepala desa, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Mojokerto.
Forum diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Berbagai isu strategis terkait pembangunan desa menjadi fokus pembahasan, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga optimalisasi potensi lokal yang dimiliki masing-masing desa.
Para kepala desa yang hadir memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan program pembangunan di wilayahnya. Selain itu, sejumlah peluang pengembangan desa berbasis potensi unggulan daerah juga turut menjadi bahan diskusi bersama.
Dalam kesempatan itu, Gus Afif Zamroni menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan mempercepat terwujudnya program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja sama dan komitmen bersama agar setiap program yang dijalankan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan,” ujar Gus Afif.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik serta berupaya menggali berbagai potensi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mengelola program pembangunan dan memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai fondasi pembangunan nasional.
Melalui forum diskusi tersebut, seluruh peserta berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi, dan pemerintah desa dalam mendukung kemajuan desa-desa di Kabupaten Mojokerto. Dengan sinergi yang kuat, desa diharapkan mampu tumbuh menjadi wilayah yang mandiri, produktif, serta memiliki daya saing yang tinggi di masa mendatang. ( din)












