DIGDAYA NEWS. COM/ MOJOKERTO – Pergantian kepemimpinan di Kecamatan Jatirejo berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan di Pendopo Kecamatan Jatirejo, Kamis (9/7/2026).
Momentum tersebut menjadi ajang serah terima jabatan Camat Jatirejo dari Harfendi Setya Praja kepada H. Syadillah, S.T., M.T., sekaligus pisah sambut Kapolsek dan Danramil Jatirejo sebagai bagian dari rotasi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca).
Acara dihadiri jajaran Forkopimca, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan. Kehadiran seluruh elemen tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi guna mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam sambutannya, Camat Jatirejo H. Syadillah menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diterimanya untuk memimpin Kecamatan Jatirejo. Ia berkomitmen melanjutkan berbagai program yang telah dirintis pendahulunya sekaligus mendorong lahirnya inovasi baru demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Harfendi Setya Praja telah meletakkan fondasi pemerintahan yang baik sehingga menjadi modal penting untuk meneruskan pembangunan di Jatirejo. Berdasarkan pengamatannya selama beberapa pekan berkeliling wilayah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Jatirejo dinilai tetap terjaga dengan baik.
Syadillah mengungkapkan, dirinya mendapat arahan dari Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra atau Gus Barra agar terus memperkuat sinergitas antara pemerintah kecamatan, Forkopimca, pemerintah desa, hingga seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia memperkenalkan semangat KOMPAK, yakni kolaboratif, optimal, maju, akuntabel, dan kreatif. Konsep itu diharapkan menjadi budaya kerja seluruh perangkat pemerintahan dan mitra kerja di Kecamatan Jatirejo.
Selain memperkuat kolaborasi, H. Syadillah juga menaruh perhatian pada keberlanjutan program sosial, khususnya upaya pencegahan stunting. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), yang sebelumnya berkontribusi dalam keberhasilan Jatirejo meraih predikat Zero Stunting.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, ia optimistis program tersebut tetap dapat berjalan melalui dukungan dan partisipasi berbagai pihak karena manfaatnya dinilai sangat besar bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, H. Syadillah turut menyampaikan penghargaan kepada Harfendi Setya Praja yang kini mengemban tugas sebagai Camat Ngoro, serta kepada Danramil dan Kapolsek Jatirejo yang mendapat penugasan baru. Ia berharap seluruh pejabat yang berpindah tugas terus memberikan pengabdian terbaik di tempat masing-masing.
Mengakhiri sambutannya, H. Syadillah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak, berinovasi, dan menjaga kekompakan demi mewujudkan Kecamatan Jatirejo yang semakin maju, aman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Semangat “Pokok e Obah” pun digaungkannya sebagai motivasi agar seluruh unsur terus bekerja bersama membangun Jatirejo. (din)










